Daftar Frekuensi TV Digital Tiap Channel TV di Seluruh Indonesia dan Cara Mencarinya | KangTunjuk Blog

Kesimpulan : Simak daftar frekuensi TV digital tiap channel TV di seluruh Indonesia beserta cara mencarinya agar siaran favorit dapat ditonton dengan kualitas gambar yang jernih.

Siaran analog resmi dihentikan di tanah air per 2 Agustus 2023. Dengan menggantinya menggunakan siaran digital, kamu perlu tahu daftar frekuensi TV digital tiap channel TV di seluruh Indonesia.

Simak daftar frekuensinya agar kamu bisa nonton televisi dengan nyaman, ya! 📺

Daftar Isi

Daftar Frekuensi TV Digital Tiap Channel TV di Seluruh Indonesia

Daftar Frekuensi TV Digital Tiap Channel TV di Seluruh Indonesia dan Cara Mencarinya

Siaran analog atau analog switch off (ASO) secara resmi sudah tidak dapat diakses lagi karena dimatikan sejak 2023. Walaupun sudah hampir 60 tahun mengudara, Kemenkominfo mengganti siaran analog tersebut dengan digital agar kualitas suara dan gambar tayangan lebih jernih.

Jika kamu tinggal di kota besar, mungkin kamu tidak akan mengalami kualitas gambar di televisi yang berbintik dan suara yang tidak jelas dari siaran analog.

Namun, perlu kamu tahu bahwa kualitas tayangan dari siaran TV analog dan live streaming di TV sinyalnya sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan letak geografisnya, sehingga orang yang tinggal jauh dari pemancar kerap mengalami gangguan saat menonton TV.

Hadirnya TV digital memungkinkan masyarakat untuk menyaksikan gambar yang bersih dan pastinya suara yang jernih tanpa gangguan.

Frekuensi TV digital tidak sama di seluruh Indonesia, misalnya di Jakarta dan Medan. Jika kamu asal memasukkan angka frekuensi tanpa mengecek ulang, layar TV biasanya akan menampilkan tulisan “no signal”.

Ingin menonton TV secara gratis? Kamu wajib menggunakan siaran digital dengan melihat daftar frekuensi TV digital setiap channel TV di seluruh Indonesia berikut ini.

Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek

1. Emtek Group atau Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini menggunakan saluran 24 UHF dengan frekuensi sebesar 498 MHz (setara 498.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, Moji, dan Mentari TV.

2. MNC Group

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 28 UHF. Frekuensi yang digunakan adalah 530 MHz (530.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, GTV, MNCTV, dan iNews.

3. Metro TV Group atau Media Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 31 UHF dengan besaran frekuensi 554 MHz (554.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, dan BN Channel.

4. Visi Media Asia (VIVA Group)

Grup stasiun TV ini mengudara melalui saluran 34 UHF. Frekuensinya berada di angka 578 MHz (578.000) KHz.
Contoh saluran TV: tvOne dan ANTV.

5. Trans Media

Grup stasiun TV ini memakai saluran 40 UHF dengan kekuatan frekuensi 626 MHz (626.000 KHz).
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indo, dan CNBC.

6. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menggunakan saluran 43 UHF. Frekuensi kerjanya adalah 650 MHz (650.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Sport, TVRI World, dan NET TV.

Frekuensi TV Digital Area Jawa Barat (Bandung dan Cimahi)

Jika kamu tinggal di daerah Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung serta Bandung Barat, jangan samakan frekuensi TV dengan Jabodetabek karena akan berbeda.

Menariknya, terdapat versi data berbeda yang muncul terkait referensi frekuensi untuk wilayah ini. Kemungkinan, terdapat titik pemancar yang berbeda walaupun termasuk di satu wilayah layanan.

Berikut ini versi yang sering digunakan:

1. MNC Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 31 UHF dengan frekuensi 554 MHz (554.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, GTV, MNCTV, dan iNews.

2. Media Group

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 32 UHF. Frekuensi yang digunakan adalah 562 MHz (562.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, dan BNTV.

3. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menempati saluran 35 UHF dengan frekuensi 586 MHz (586.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Jawa Barat, dan Net TV.

4. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini mengudara melalui saluran 39 UHF. Frekuensinya berada di angka 618 MHz (618.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, O Channel, Mentari TV, dan Rajawali TV.

5. Trans Media

Grup stasiun TV ini memakai saluran 45 UHF dengan frekuensi 666 MHz (666.000 KHz).
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia.

6. Visi Media Asia

Grup stasiun TV ini menempati saluran 47 UHF dengan frekuensi 682 MHz (682.000 KHz).
Contoh saluran TV: tvOne dan ANTV.

Sementara itu, khusus wilayah Cimahi dan sekitarnya, terdapat versi lain yang lebih sering tercatat:

1. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini menempati saluran 29 UHF dengan frekuensi 538 MHz (538.000 KHz).
Contoh saluran TV: Indosiar, SCTV, Moji, Mentari TV, RTV, dan Kompas TV.

2. Media Group

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 32 UHF dengan frekuensi 562 MHz (562.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, dan BN Channel.

3. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menempati saluran 35 UHF dengan frekuensi 586 MHz (586.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Jawa Barat, TVRI World, dan TVRI Sport.

4. Visi Media Asia

Grup stasiun TV ini mengudara melalui saluran 38 UHF dengan frekuensi 610 MHz (610.000 KHz).
Contoh saluran TV: ANTV, tvOne, dan VTV.

5. MNC Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 41 UHF dengan frekuensi 634 MHz (634.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, MNC TV, GTV, dan iNews.

6. Trans Media

Grup stasiun TV ini memakai saluran 44 UHF dengan frekuensi 658 MHz (658.000 KHz).
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia.

Frekuensi TV Digital Area Jawa Tengah (Semarang, Demak, Kudus, Salatiga, dan Boyolali)

1. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menempati saluran 28 UHF dengan frekuensi 530 MHz (530.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Jawa Tengah, TVRI Kanal 3, TVRI Sport HD, TATV, TVKU, dan MJTV.

2. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 32 UHF dengan frekuensi 562 MHz (562.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, O Channel, dan Mentari TV.

3. Media Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 36 UHF dengan frekuensi 594 MHz (594.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, BNTV, dan Rajawali TV.

4. Visi Media Asia

Grup stasiun TV ini mengudara melalui saluran 40 UHF dengan frekuensi 626 MHz (626.000 KHz).
Contoh saluran TV: tvOne dan ANTV.

5. Trans Media

Grup stasiun TV ini memakai saluran 42 UHF dengan frekuensi 642 MHz (642.000 KHz).
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, dan Kompas TV.

6. MNC Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 46 UHF dengan frekuensi 674 MHz (674.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, GTV, MNCTV, dan iNews.

Frekuensi TV Digital Area Jawa Timur 1 (Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, Bangkalan, Gresik, Jombang, Lamongan, Sidoarjo)

1. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini menempati saluran 29 UHF dengan frekuensi 538 MHz (538.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, Mentari TV, Moji, dan RTV.

2. Visi Media Asia

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 32 UHF dengan frekuensi 562 MHz (562.000 KHz).
Contoh saluran TV: tvOne dan ANTV.

3. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menempati saluran 35 UHF dengan frekuensi 586 MHz (586.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Jawa Timur, TVRI Kanal 3, dan TVRI Sport HD.

4. Media Group

Grup stasiun TV ini mengudara melalui saluran 38 UHF dengan frekuensi 610 MHz (610.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, BNTV, TV9, JTV, dan Jawa Pos TV.

5. MNC Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 41 UHF dengan frekuensi 634 MHz (634.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

6. Trans Media

Grup stasiun TV ini memakai saluran 44 UHF dengan frekuensi 658 MHz.
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, dan Kompas TV.

Frekuensi TV Digital Area Jawa Timur 2 (Malang, Batu, Probolinggo)

1. Trans Media

Grup stasiun TV ini menempati saluran 27 UHF dengan frekuensi 522 MHz (522.000 KHz).
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia.

2. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 29 UHF dengan frekuensi 538 MHz (538.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, Moji, Mentari TV, dan Kompas TV.

3. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menempati saluran 31 UHF dengan frekuensi 554 MHz (554.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI World, TVRI Sport, Batu TV, dan Malang TV.

4. MNC Group dan Visi Media Asia

Kedua grup ini sama-sama menempati saluran 43 UHF dengan frekuensi 650 MHz (650.000 KHz).
Contoh saluran TV: tvOne, GTV, iNews, RCTI, MNCTV, dan ANTV.

5. Media Group

Grup stasiun TV ini memakai saluran 47 UHF dengan frekuensi 682 MHz (682.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, BN Channel, RTV, dan JTV.

Frekuensi TV Digital Area Jawa Timur 3 (Pamekasan, Sampang, Sumenep)

1. Media Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 39 UHF dengan frekuensi 618 MHz (618.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, dan BNTV.

2. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini beroperasi pada saluran 30 UHF dengan frekuensi 546 MHz (546.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, Moji, dan Mentari TV.

3. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini menempati saluran 33 UHF dengan frekuensi 570 MHz (570.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Jawa Timur, dan TVRI Sport HD.

4. MNC Group

Grup stasiun TV ini memakai saluran 45 UHF dengan frekuensi 666 MHz (666.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

Frekuensi TV Digital Area Jawa Timur 4 (Bondowoso, Jember, Lumajang)

1. Surya Citra Media (SCM)

Grup stasiun TV ini menempati saluran 27 UHF dengan frekuensi 522 MHz (522.000 KHz).
Contoh saluran TV: SCTV, Indosiar, Moji, dan Mentari TV.

2. TVRI Group

Grup stasiun TV publik ini beroperasi pada saluran 30 UHF dengan frekuensi 546 MHz (546.000 KHz).
Contoh saluran TV: TVRI Nasional, TVRI Jawa Timur, dan TVRI Sport HD.

3. Visi Media Asia

Grup stasiun TV ini menempati saluran 33 UHF dengan frekuensi 570 MHz (570.000 KHz).
Contoh saluran TV: tvOne dan ANTV.

3. Media Group

Grup stasiun TV ini memakai saluran 46 UHF dengan frekuensi 674 MHz (674.000 KHz).
Contoh saluran TV: Metro TV, Magna Channel, dan BNTV.

4. MNC Group

Grup stasiun TV ini menempati saluran 47 UHF dengan frekuensi 682 MHz (682.000 KHz).
Contoh saluran TV: RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

5. Trans Media

Grup stasiun TV ini memakai saluran 48 UHF dengan frekuensi 690 MHz (690.000 KHz).
Contoh saluran TV: Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia.

Cara Mencari Frekuensi TV Digital

Pencarian frekuensi TV digital seringkali dianggap sulit. Lalu, bagaimana cara mencari channel TV digital yang hilang?

Cara 1: Pencarian Otomatis (Auto Scan)

Metode ini paling disarankan apabila kamu baru pertama kali memasang STB atau Smart TV. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pastikan kabel antena UHF sudah terhubung ke port ANT IN di STB atau TV
  2. Nyalakan TV
  3. Masuk ke mode AV/HDMI (jika menggunakan STB)
  4. Tekan tombol ‘Menu’ pada remote STB
  5. Pilih opsi ‘Pencarian Saluran’ kemudian klik ‘Pencarian Otomatis’
  6. Masukkan kode pos domisili kamu (langkah ini wajib dilakukan agar fitur Early Warning System [EWS] aktif).
  7. Tekan ‘OK’
  8. Tunggu hingga persentase mencapai 100%
  9. Kamu bisa menyaksikan tayangan di TV

Cara 2: Pencarian Manual untuk Sinyal Spesifik

Jika kehilangan channel tertentu, kamu bisa menggunakan pencarian manual agar channel lain tidak terhapus.

  1. Masuk ke ‘Menu’
  2. Pilih ‘Pencarian Manual’
  3. Masukkan nomor Saluran (CH) atau frekuensi yang diinginkan (lihat daftar frekuensi TV digital)
  4. Perhatikan indikator kualitas sinyal ‘Quality’
  5. Perhatikan juga indikator kekuatan sinyal ‘Strength’ di bagian bawah layar
  6. Tekan ‘Mulai/Cari’ jika indikator ‘Quality’ berada di atas 60%. Jika indikator sinyal kurang dari 60%, geser arah antena terlebih dahulu.

Mengapa Sinyal TV Digital Bisa Hilang?

Walaupun sinyal TV sudah diubah menjadi digital, tetapi kendala seperti sinyal hilang sangat mungkin dialami. Simak alasan dan penyebabnya berikut ini

Masalah 1

“No Signal” setelah hujan atau angin kencang bisa disebabkan karena antena UHF bergeser dari arah pemancar utama (Mux transmiter)

Solusi

Gunakan aplikasi sinyalTVdigital resmi milik Kominfo di Google Play Store atau App Store. Cek arah pemancar terdekat (biasanya ditandai warna merah atau titik pemancar), kemudian arahkan antena tepat ke titik tersebut.

Masalah 2

Gambar patah-patah atau kotak-kotak kecil (pixelated) karena kualitas sinyal (quality) berada di bawah ambang batas (biasanya <45%) walaupun kekuatan sinyalnya tinggi. Hal ini sering terjadi karena kabel koaksial antena bocor atau digigit tikus.

Solusi

Ganti kabel antena dengan tipe RG6 yang memiliki shielding tebal agar tidak terjadi intervensi gelombang elektromagnetik lain.

Masalah 3

STB terlalu panas (overheating) karena STB diletakkan di ruang tertutup atau di atas perangkat elektronik lain yang mengeluarkan panas.

Solusi

Letakkan STB di area terbuka dengan sirkulasi udara lancar atau gunakan kipas pendingin mini.

Penutup

Daftar frekuensi TV digital tiap channel TV di seluruh Indonesia bisa kamu gunakan sebagai gambaran awal.

Namun, kamu perlu tahu bahwa penataan multipleksing TV digital (MUX) yang bisa berubah tetap perlu diantisipasi dengan mencari tahu frekuensi sinyal TV terbaru dari aplikasi SinyalTVDigital atau situs resmi pemerintah.

Setelah berhasil mengakses frekuensi TV yang tepat, kamu bisa mengajak keluarga atau teman-teman untuk nonton bersama.

Jika tertarik berlangganan platform streaming berbayar dan rekomendasi film terbaik, kamu bisa mendapatkannya di blog Mamikos. Selamat menonton! 📡📺

FAQ

Apa itu MUX dalam siaran TV digital?

MUX atau Multiplexing adalah sistem yang memungkinkan satu frekuensi menyiarkan beberapa channel TV sekaligus, dikelola oleh lembaga penyiaran swasta tertentu seperti SCM, MNC, atau Trans.

Apakah frekuensi TV digital sama di seluruh Indonesia?

Tidak. Setiap wilayah layanan punya frekuensi dan kombinasi channel sendiri tergantung lokasi pemancar dan zona yang ditetapkan.

Apakah TV analog lama masih bisa dipakai?

Bisa, asal ditambah Set Top Box (STB) bersertifikasi Kominfo yang berfungsi mengubah sinyal digital jadi gambar dan suara yang bisa dibaca TV analog.

Daftar Frekuensi TV Digital Indonesia Lengkap & Terbaru di 2026! [Daring]. Tautan: https://www.mitra10.com/blog/frekuensi-tv-digital

Siaran TV Analog di Seluruh Indonesia Resmi Dimatikan, Kemenkominfo: Merdeka dari Analog! [Daring]. Tautan: https://www.kompas.com/tren/read/2023/08/06/134938565/siaran-tv-analog-di-seluruh-indonesia-resmi-dimatikan-kemenkominfo-merdeka?page=all

Frekuensi TV Digital 2025: Kode RCTI, SCTV, dan Cara Scan! [Daring]. Tautan: https://www.telkomsel.com/jelajah/jelajah-lifestyle/frekuensi-tv-digital-2025-kode-rcti-sctv-dan-cara-scan

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah

Label: Channel TV Frekuensi TV TV

меники ✤ ASSALAMUALAIKUM WR.WB

0 Response to "Daftar Frekuensi TV Digital Tiap Channel TV di Seluruh Indonesia dan Cara Mencarinya | KangTunjuk Blog"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel