3 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Membantu Ibu untuk Tugas Sekolah | KangTunjuk Blog

Kesimpulan : Apakah kamu sedang mencari inspirasi untuk membuat cerita liburan sekolah di rumah membantu ibu? Yuk, temukan contohnya hanya di sini!

Salah satu tugas yang akan kamu dapatkan untuk mata pelajaran bahasa Indonesia adalah membuat cerita liburan di rumah membantu ibu.

Mungkin kamu merasa kesulitan untuk menyelesaikan tugas ini, padahal untuk menyelesaikannya kamu hanya perlu menuliskan kembali apa yang kamu lakukan selama liburan di rumah.

Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan kamu referensi membuat cerita liburan sekolah di rumah membantu ibu. Perhatikan contoh soalnya supaya kamu bisa membuat cerita liburan sekolahmu sendiri dengan baik! 🤱✍️

Daftar Isi

Cerita Liburan Sekolah di Rumah Membantu Ibu

Cerita liburan sekolah di rumah membantu ibu

Di bawah ini adalah beberapa contoh cerita liburan sekolah di rumah membantu ibu dengan berbagai tema.

Contoh 1 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Membantu Ibu

Membantu Ibu Bikin Es Krim Tradisional

Hari ini cuacanya panas sekali. Cuaca seperti ini paling enak makan es krim. Biasanya sekitar jam 11 siang penjual es krim langganan keluarga kami lewat. Aku ingin membelinya.

Rupanya bukan aku saja yang ingin makan es krim, ternyata ibu juga ingin makan es krim. Kami menunggu pedagang es krim itu sambil nonton YouTube.

Namun, setelah menunggu lebih dari satu jam pedagang es krim langganan keluarga kami belum terlihat juga.

Ibu lantas menghubunginya lewat pesan WA, tetapi jawaban yang diberikan pedagang es krimnya tidak seperti yang kuinginkan. Hari ini beliau libur karena harus menemani putrinya yang sedang sakit.

“Nin, ternyata penjual es krimnya libur!” kata ibu kepadaku.
“Yah, gagal deh makan es krimnya. Padahal kalau makan es krim di siang seterik ini pasti menyegarkan,” kataku.

Beberapa saat kemudian layar TV mati tiba-tiba. Aku baru ingat kalau siang ini ada pemadaman bergilir. Menurut informasi yang kudapat kemarin, pemadaman listrik bergilir ini lamanya 3 jam.
Tentu aku bertambah kesal karena kalau listrik seperti ini aku tidak bisa bermain game di HP atau nonton YouTube.

“Nin, bagaimana kalau kita bikin es krim sendiri? Apakah kamu mau bantu ibu?” tanya ibu.
“Mau, Bu. Tetapi, bukannya sedang mati lampu, Bu. Apakah kita tetap bisa membuatnya?” tanyaku ingin tahu.
“Tentu saja bisa. Kita tetap bisa bikin es krim yang lezat tanpa butuh listrik. Tetapi, kamu harus bantu ibu, ya!”
“Baik, Bu. Nina dengan senang hati membantu ibu.”

Aku dan ibu lalu bergegas ke dapur. Sesampainya di dapur ibu lalu mengeluarkan bekas kaleng roti lebaran kemarin. Ibu memintaku membersihkan bagian dalamnya.

Ketika aku sedang sibuk membersihkan kaleng bekas biskuit. Aku melihat ibu menyiapkan adonan untuk membuat es krim.

Beberapa bahan yang disiapkan ibu antara lain susu UHT, santan kental, susu kental manis, vanili cair, dan beberapa bongkah es batu yang diambil dari dalam kulkas.

“Nin, kalengnya sudah bersih? Kalau sudah lekas bawa ke sini!”
“Sudah, Bu.”

Aku lalu mendekati ibu. Kemudian ibu mengelap bagian dalam dan luar kaleng yang baru saja kucuci itu dengan menggunakan kain bersih.

Selanjutnya ibu memasukkan semua bahan yang disiapkan ke dalam kaleng bekas biskuit dan mengaduknya sampai rata.

Sesudah itu, ibu mengambil timba yang ukurannya sedikit lebih besar dari kaleng biskuit yang kucuci tadi.
Bongkahan es batu yang diambil dari dalam kulkas lalu dipukul-pukul menjadi pecahan es yang ukurannya kecil-kecil.

Pecahan es batu itu lalu dimasukkan ke dalam timba. Setelah itu ibu menaburkan sekitar 200 gram garam kasar ke dalam timba yang berisi pecahan es batu tadi.

“Nin, tolong tutuplah kaleng biskuitnya dan masukkan ke sini!”
“Baik, Bu!”

Setelah kaleng biskuit kumasukkan ke dalam timba. Ibu lalu memutar kaleng biskuit secara manual.

“Hlo, kenapa kalengnya diputar-putar seperti ini, Bu?”
“Supaya es krimnya cepat jadi,” jawab ibu.

Tentu aku tidak percaya begitu saja. Masak dengan cara seperti ini adonan yang dibuat ibu tadi bisa berubah jadi es krim.

Ibu memutar kaleng bekas biskuit itu berulang kali. Sekitar 5 menit kemudian, ibu memintaku untuk menggantikannya.

“Nin, sekarang tolong kamu yang memutarnya. Ibu mau mengambil gelas buat makan es krimnya dulu!”

Awalnya proses memutar kaleng bekas biskuit ini tidak terlalu berat. Tetapi, lama-lama rasanya berat juga. 10 menit sudah berlalu dan aku masih memutarnya. Tanganku merasa capek.

“Bu, ini kalengnya diputar terus?”
“Iya, Nin putar terus kalengnya. Jangan sampai berhenti, ya! Kalau kamu sudah capek bilang, ya!”
“Baik, Bu, tetapi ini Nina sudah capek.”

Ibu lalu ganti yang memutar kaleng bekas biskuit itu. Sekitar sepuluh menit kemudian. Ibu berhenti memutar kaleng dan membukanya.

Aku melongok untuk melihat bagian dalamnya. Aku takjub melihat adonan yang bentuknya cair tadi telah berubah menjadi es krim yang lembut. Ibu lalu menyendok sedikit lalu memintaku untuk memakannya.

“Wah, nikmat sekali, Bu. Rasanya manis dan gurih!”

Ibu terlihat senang melihat aku menyukai es krim itu. Aku dan ibu lalu mengambil secukupnya dan kemudian memakannya. Berhubung listrik belum menyala. Es krim tadi tetap ditaruh di tempat semula dan diberi es batu lengkap dengan taburan garam.

Contoh 2 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Membantu Ibu

Berburu Jamur Bersama Ibu

Hari minggu pagi aku diminta ibu membantunya berburu jamur ke kebun milik ayahku yang terletak di kampung sebelah.

Sekitar pukul 8 pagi kami berangkat dari rumah. Setengah jam kemudian, kami sampai di kebun itu. Sebelum masuk ke dalam kebun, ibu mengolesi tangan, kaki, dan leherku dengan krim anti nyamuk.

Setelah itu, masuklah kami ke dalam kebun yang ditanami berbagai buah-buahan mulai dari buah alpukat, rambutan, dan jambu.

Semua tanaman buah terawat dengan baik sehingga tidak pernah telat berbuah. Di antara tanaman-tanaman buah ini banyak tumbuh jamur dengan beragam bentuk.

Ada jamur yang warnanya terang dan indah. Ada pula jamur yang berwarna pucat. Supaya jamur yang didapat cepat banyak. Aku dan ibu berpencar mengambilnya.

Di rumah ibu sering sekali memasak jamur. Kadang ibu membuat oseng jamur, tetapi lebih sering membuat keripik jamur. Aku paling suka makan keripik jamur buatan ibu. Rasanya gurih dan lezat.

Aku segera mengambil jamur yang warnanya terang. Menurutku kalau warnanya saja terang, tentu rasanya enak.

Setelah jamur terkumpul banyak. Aku lalu menemui ibu dan menunjukkan puluhan jamur hasil buruanku.
Namun, reaksi ibu tidak seperti yang kuinginkan. Ibu menggelengkan kepala seraya berkata, “Nak, kenapa jamur seperti ini yang kamu ambil?”

“Hlo, memangnya kenapa, Bu? Bentuknya saja lucu dan warnanya terang. Pastinya jamur ini akan lezat kalau dibikin kripik.”

“Nak, kamu keliru. Jamur yang berwarna terang seperti ini tidak boleh dimakan karena mengandung racun yang bisa menyebabkan keracunan bahkan kematian.”

Aku tentu saja terkejut dengan pernyataan ibu. Semua jamur yang telah kucabut langsung kubuang seketika.

“Lantas jamur seperti apa yang boleh dimakan, Bu?” tanyaku ingin tahu.
“Jamur yang bisa dimakan itu jamur yang seperti ini, Nak. Jamur yang warnanya pucat seperti ini,” kata ibu sembari menunjukkan jamur yang dimaksud.

Hari ini aku belajar dari jamur bahwa kadang yang indah terlihat di mata justru dapat mendatangkan bahasa, sementara yang terlihat biasa-biasa saja malah menyimpan kebaikan.

Contoh 3 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Membantu Ibu

Boneka Horta Buatan Ibu

Berhubung ayahku adalah seorang tukang kayu maka tidak mengherankan kalau di rumahku ada banyak serbuk kayu. Biasanya serbuk kayu diminta tetangga untuk dijadikan media tanam dan sisanya dibakar.
Ibu merasa kalau tindakan ini belum sepenuhnya tepat. Makanya, beberapa ini ibu belajar banyak dari internet tentang cara memanfaatkan sebuk kayu.

Selain dari buku, ibu juga belajar dari YouTube. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan serbuk kayu ini.

Salah satunya adalah dengan menjadikannya bahan baku untuk membuat boneka yang lucu. Saat diberitahu bahwa serbuk kayu bisa diubah jadi boneka, tentu saja aku tidak langsung percaya.
Sebab, selama ini aku sama sekali belum pernah tahu ada boneka yang dibuat dengan menggunakan serbuk kayu.              

Meski demikian aku juga penasaran. Aku lalu bertanya kepada ibu tentang bagaimana cara membuat boneka kayu dari serbuk kayu.

Ibu tak banyak memberiku penjelasan, beliau malah memintaku untuk menonton cara pembuatannya di YouTube.

Saat menonton langkah-langkah pembuatannya, aku tidak hanya tertarik melainkan juga tertantang untuk membuatnya.

Maka, ketika ibu membantunya untuk membuat boneka dari serbuk kayu ini. Tentu saja aku mengiyakannya.

Esoknya, aku dan ibu menyiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan untuk membuat boneka dari serbuk kayu.

Bahan-bahan yang diperlukan antara lain bibit rumput hias, serbuk kayu, stocking bekas, kompos dan air secukupnya.

Adapun langkah-langkah membuatnya adalah mencampurkan serbuk kayu dan kompos ditambah air secukupnya. Jika sudah rata barulah dimasukkan ke dalam stocking bekas.

Sembari menunggu stoking penuh dengan campuran air, serutan kayu dan kompos. Stoking dibentuk menjadi kepala boneka yang lucu.

Setelah jadi barulah biji rumput hias dimasukkan dan stoking ditutup rapat. Selang beberapa hari kemudian benih rumput itu tumbuh.

Berhubung biji rumput yang ditanam sengaja ditaruh di kepala bagian atas. Dari kejauhan kepala boneka yang tadinya gundul sekarang berubah memiliki rambut yang lucu.

Ibu tentu merasa senang percobaannya berhasil. Saking senangnya, ibu langsung memotret karyanya dan diunggah di sosial media.

Sama sekali ibu tidak menyangka kalau unggahannya akan disukai banyak orang. Tak hanya itu, bahkan sampai ada yang membeli karya ibu dengan harga yang cukup tinggi.

Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh ibu. Semua pesanan diterima dan dikerjakan dengan baik oleh ibu. Berhubung pesanan semakin banyak sehingga membuat ibu kewalahan saat mengerjakan pesanan.

Aku dengan  senang hati membantu ibu menyelesaikan pesanan yang datang. Untungnya, saat ini aku sedang liburan sehingga bisa lebih banyak membantu ibu.

Liburan kali ini sungguh menyenangkan sekali. Sebab, bisa belajar memanfaatkan serbuk kayu untuk membuat boneka yang lucu.

Demikian contoh karangan liburan sekolah di rumah membantu ibu. Semoga referensi yang ada di artikel ini bisa bermanfaat. ✍️📖

10 Contoh Cerita Liburan Sekolah di Rumah Bersama Keluarga dan Membantu Ibu [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/jogja/kota-pelajar/d-7440353/10-contoh-cerita-liburan-sekolah-di-rumah-bersama-keluarga-dan-membantu-ibu

18 Contoh Cerita Liburan Sekolah Singkat dan Menarik [Daring]. Tautan: https://www.brainacademy.id/blog/contoh-cerita-liburan-sekolah

Contoh Cerita Liburan Sekolah Membantu Ibu Membuat Taman dan Menanam Bunga di Halaman [Daring]. Tautan: https://www.urbanjabar.com/featured/9211471999/contoh-cerita-liburan-sekolah-membantu-ibu-membuat-taman-dan-menanam-bunga-di-halaman

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Label: Cerita Liburan cerita tentang ibu liburan di rumah

меники ✤ ASSALAMUALAIKUM WR.WB

0 Response to "3 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Membantu Ibu untuk Tugas Sekolah | KangTunjuk Blog"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel